Ar Riyat

Sep 02

Gw termasuk orang yg suka menyampaikan pendapat walau beda jauh sama orang lain.

Orang lain mo mempertanyakan pendapat gw ya silakan. Itu hak mereka. Asalkan sama2 santun kan ga akan ada masalah.

Lagipula, gw pribadi ga merasa perlu meyakinkan orang lain dgn pendapat gw. Kalopun ada yg merasa amat keberatan dan mengkonfrontasi gw bertubi-tubi, bisa jadi dia sedang mempertanyakan pendapatnya sendiri. Atau bisa jadi argumennya lebih tepat daripada argumen gw dan fakta tsb perlu gw terima.

Berbeda itu biasa, tapi saling mengingatkan juga perlu.

Mari budayakan diskusi sehat :)

” — (via neqyrika)

Sep 01

Menurut gw, aktivis di isu seksualitas, anak dan kependudukan itu sebetulnya satu benang merah.

Jadi gini.
Menurut gw,permasalahan Indonesia itu bermulai dari penduduk yg terlalu banyak.

Hal itu dikontribusikan lewat banyaknya orang berelasi seksual tanpa mikir (boro2 pake konsep dan rencana), atau bahkan ga ngerti sama sekali.

Dan karena buanyak buanget orang berperilaku seks beresiko yg berbalut kekerasan (dlm pacaran, dlm rumah tangga maupun prostitusi dan penjualan perempuan), akhirnya jadi banyak neglected children yg kudu diurusin krn bakal berpengaruh ke negara dalam jangka panjang.

Jadi, bisa dibilang:
*aktivis seksualitas menekan masalah di hulu
*aktivis anak mengatasi masalah di hilir
*aktivis kependudukan mencari cara mendayagunakan kelebihan penduduk supaya ga berefek negatif ke negara.

Itu sih menurut gw.
Terbuka utk diskusi lebih lanjut.

Thanks to Adik Apriliyadi atas diskusi ringannya di whatsapp :)

” — NQ, 2014 (via neqyrika)

Aug 31

Kemarin ngobrol2 sama adeknya almh Nenek gw. Doi emang enak diajak diskusi dan masih up to date utk bahas isu terkini.

Beliau cerita bagaimana dulu didatangi seorang pekerja seks yg ingin keluar dari dunia itu dan berniat fokus belajar agama.

Lalu beliau bersama teman2 pengurus masjid, menebus perempuan itu ke germonya supaya dia bisa punya kehendak sendiri dan bebas belajar agama.

Beliau bilang:
“Kalo dulu jaman Rasul berdakwah dgn menebus budak belian, sekarang kita perlu menebus para budak seks”

A good point.
A VERY GOOD point!
*mak jleb*

” — NQ, 08.2014 (via neqyrika)

Aug 30

Menarik logikanya.

Menarik logikanya.